animasi naruto

Monday, 24 March 2014

Cara menghilangkan obeg tang pada blog.




Assalamualaikum wr...wb ...sahabaat blogger spot.kembali dengan Mil yangmana postingan kali ini,Mil ingin berbagi ilmu yang baik kepada sahabat blogger.spot semua,karena berbagi itu selalu baik..oke...
kalau postingan kemarin Mil shere seputuar sejarah kampung halaman saya,sekarang Mil ingin shere tips dan trik dalam mempercantik blogger sobat...dan pastinya tidak mengkuruh suasana hati sahabat semua......oke?langsung aja kita ke Olah TKP...are you ready..?yes I ready...?

baik terkadang gambar tang atau obeng membuat kita merasa tidak nyaman dengan dengan tampilan pada blog..sebenarnya tampilan tang atau obeng pada blog kita tidak bermasalah,tang atau obeng hanya tampil apabila admin sedang sig in blogger..sedangkan pengunjung tidak akan melihat tampilan tang atau obeng tersebut....

Lalu bagaimana mengatasinya...ini adalah cara sbb.
1. sahabat harus sig in ke blogger anda
2.                                                        
3. klik edit Html                            
4. centang expand wigjed.

5.klik ctrl F ..dan cari kode ]]></b:skin>

 6. kopi dan pastekan kode berwarnah merah tepat di atas kode ]]></b:skin> 
7 save dan menunggu....

oke.....sampai ketumu lagi sahabat blogger


Saturday, 22 March 2014

SEJARAH KOTA AMBON

Sejarah Ambon

Pada tahun 1575, saat dibangunnya Benteng Portugis di Pantai Honipopu, yang disebut Benteng Kota Laha atau Ferangi, kelompok-kelompok masyarakat kemudian mendiami sekitar benteng. Kelompok-kelompok masyarakat tersebut kemudian dikenal dengan nama soa Ema, Soa Kilang, Soa Silale, Hative, Urimessing dan sebagainya. Kelompok-kelompok masyarakat inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Kota Ambon. Dalam perkembangannya, kelompok-kelompok masyarakat tersebut telah berkembang menjadi masyarakat Ginekologis territorial yang teratur. Karena itu, tahun 1575 dikenal sebagai tahun lahirnya Kota Ambon. Pada tanggal 7 September 1921, masyarakat Kota Ambon diberi hak yang sama dengan Pemerintah Colonial, sebagai manifestasi hasil perjuangan Rakyat Indonesia asal Maluku. Momentum ini merupakan salah satu momentum kekalahan politis dari Bangsa Penjajah dan merupakan awal mulanya warga Kota Ambon memainkan peranannya di dalam Pemerintahan seirama dengan politik penjajah pada masa itu, serta menjadi modal bagi Rakyat Kota Ambon dalam menentukan masa depannya. Karena itu, tanggal 7 September ditetapkan sebagai tanggal kelahiran Kota Ambon.
Sejarah Penentuan Lahirnya Kota Ambon
Hari lahir atau hari jadi kota Ambon telah diputuskan jatuh pada tanggal 7 September 1575 dalam suatu seminar di Kota Ambon. Bagaimana penentuan hari jadi kota kita yang telah berumur ratusan tahun itu, sejarahnya dapat dijelaskan sebagai berikut : Bahwa yang mengambil inisiatif atau gagasan untuk mencari dan menentukan hari jadi atau hari lahir Kota Ambon adalah Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Ambon Almarhum Letnan Kolonel Laut Matheos H. Manuputty (Walikota yang ke- 9).
Untuk itu dikeluarkannya Surat Keputusan Walikotamadya Kepala Daerah tingkat II Ambon tertanggal 10 Juli 1972 nomor 25/KPTS/1972 yang diubah pada tanggal 16 Agustus 1972, yang isinya mengenai pembentukan Panitia Khusus Sejarah Kota Ambon dengan tugas untuk menggali dan menentukan hari lahir kota Ambon. Kemudian dengan suratnya tertanggal 24 Oktober 1972 nomor PK. I/4168 selaku Panitia Khusus Sejarah Kota Ambon menyerahkan tugasnya itu kepada Fakultas Keguruan Universitas Pattimura untuk menyelenggarakan suatu seminar ilmiah dalam rangka penentuan hari lahir Kota Ambon.
Selanjutnya pada tanggal 26 Oktober 1972 Pimpinan Fakultas Keguruan mengadakan rapat dengan pimpinan Jurusan Sejarah dan hasilnya adalah diterbitkannya Surat Keputusan Dekan Fakultas Keguruan Universitas pattimura tertanggal 1 Nopember 1972 nomor 4/1972 tentang pembentukan Panitia Seminar Sejarah Kota Ambon. Seminar sejarah ini berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 17 Nopember 1972, dihadiri oleh kurang lebih dua ratus orang yang terdiri dari unsur-unsur akademis, Tokoh Masyarakat dan Tokoh adat serta aparat Pemerintah Kodya Ambon maupun Provinsi Maluku.
Susunan Panitia seminar dicatat sebagai berikut ;
Ketua
Drs. John Sitanala (Dekan Fakultas Keguruan)
Wakil Ketua
Drs. John A. Pattikayhatu (Ketua jurusan Sejarah)
Sekretaris
Drs. Z. J. Latupapua (Sekretaris Fakultas Keguruan)
Seksi Persidangan yang terdiri dari tiga kelompok
  • Kelompok I diketuai Thos Siahay, BA.
  • Kelompok II diketuai Yoop Lasamahu, BA
  • Kelompok III diketuai Ismail Risahandua, BA
Panitia Pengarah/Teknis Ilmiah diketuai oleh Drs. J.A. Pattikayhatu,
  1. Drs. Tommy Uneputty
  2. Drs. Mus Huliselan
  3. Drs. John Tamaela
  4. Dra. J. Latuconsina
  5. Sam Patty, BA
  6. I. A. Diaz
Pemakalah terdiri dari 7 orang, 3 dari Pusat dan 4 dari daerah
  1. Drs. Moh. Ali (Kepala Arsip Nasional)
  2. Drs. Z. J. Manusama (Pakar Sejarah Maluku)
  3. Drs. I. O. Nanulaita (IKIP Bandung)
  4. Drs. J. A. Pattikayhatu (Fakultas Keguruan Universitas Pattimura)
  5. Drs. T. J. A. Uneputty (Fakultas Keguruan Universitas Pattimura)
  6. Drs. Y. Tamaela (Fakultas Keguruan Universitas Pattimura)
  7. Dra. J. Latuconsina (Fakultas Keguruan Universitas Pattimura)
Seminar berlangsung dari tanggal 14 sampai 17 Nopember 1972 itu akhirnya menetapkan hari lahir kota Ambon pada tanggal 7 September 1575. Bahwa tahun 1575 diambil sebagai patokan pendirian kota Ambon ialah berdasarkan fakta-fakta sejarah yang dianalisa dimana sekitar tahun tersebut sudah dimulai pembangunan benteng “Kota Laha” didataran Honipopu dengan mengerahkan penduduk di sekitarnya oleh penguasa Portugis seperti penduduk negeri / desa Kilang, Ema, Soya, Hutumuri, Halong, Hative, Seilale, Urimessing, Batu Merah dll. Benteng Portugis yang dibangun diberi nama “Nossa Senhora de Anuneiada”. Dalam perkembangannya kelompok pekerja benteng mendirikan perkampungan yang disebut “Soa” Kelompok masyarakat inilah yang menjadi dasar dari pembentukan kota Ambon kemudian (Citade Amboina) karena di dalam perkembangan selanjutnya masyarakat tersebut sudah menjadi masyarakat geneologis teritorial yang teratur.
Pemukiman dan aktifitas masyarakat disekitar Benteng makin meluas dengan kedatangan migrasi dari utara terutama dari Ternate, baik orang-orang Portugis maupun para pedagang Nusantara sebagai akibat dari pengungsian orang-orang portugis dari kerajaan Ternate yang dipimpin oleh Sultan Baabullah. Peristiwa kekalahan Portugis tersebut membawa suatu konsekuensi logis dimana masyarakat di sekitar Benteng Kota Laha itu makin bertambah banyak dengan tempat tinggal yang sudah relatif luas sehingga persyaratan untuk berkembang menuju kepada sebuat kota lebih dipenuhi.
Selanjutnya tentang penetapan tanggal 07 September didasarkan pada peninjauan fakta sejarah bahwa pada tanggal 07 September 1921 , masyarakat kota Ambon diberikan hak yang sama dengan Pemerintah Kolonial Belanda sebagai hasil manifestasi perjuangan Rakyat Indonesia asal Maluku di bahwa pimpinan Alexander Yacob Patty untuk menentukan jalannya Pemerintahan Kota melalui wakil-wakil dalam Gemeeteraad (Dewan Kota) berdasarkan keputusan Gubernur Jenderal tanggal 07 September 1921 nomor 07 (Staatblad 92 Nomor 524). Ditinjau dari segi politik nasional, momentum ini merupakan saat penentuan dari Pemerintahan Kolonial Belanda atas segala perjuangan rakyat Indonesia di Kota Ambon yang sekaligus merupakan suatu momentum kekalahan politis dari bangsa penjajah. Ditinjau dari segi yuridis formal, tanggal 07 September merupakan hari mulainya kota memainkan peranannya di dalam pemerintahan seirama dengan politik penjajah dewasa itu. Momentum inilah yang menjadi wadah bagi rakyat Kota Ambon di dalam menentukan masa depan. Dilain pihak, kota Ambon sebagai daerah Otonom dewasa ini tidak dapat dilepaspisahkan daripada langka momentum sejarah.
Setelah Seminar Sejarah Kota Ambon yang berlansung tanggal 14 sampai 17 Nopember 1972 berhasil menetapkan tanggal 7 September 1575 sebagai Hari lahir Kota Ambon, maka untuk pertama kalinya pada tanggal 7 September 1973 Hari lahir Kota Ambon diperingati.
Pahlawan Pattimura

Pattimura, memiliki nama asli Thomas Matulessy (lahir di Hualoy, Hualoy, Seram Selatan, Maluku, 8 Juni 1783 – meninggal di Ambon, Maluku, 16 Desember 1817 pada umur 34 tahun).Ia adalah putra Frans Matulesi dengan Fransina Silahoi. Adapun dalam buku biografi Pattimura versi pemerintah yang pertama kali terbit, M Sapija menulis, "Bahwa pahlawan Pattimura tergolong turunan bangsawan dan berasal dari Nusa Ina (Seram). Ayah beliau yang bernama Antoni Mattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau merupakan nama orang di negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan".
Dari sejarah tentang Pattimura yang ditulis M Sapija, gelar kapitan adalah pemberian Belanda. Padahal tidak. Menurut Sejarawan Mansyur Suryanegara, leluhur bangsa ini, dari sudut sejarah dan antropologi, adalah homo religiosa (makhluk agamis). Keyakinan mereka terhadap sesuatu kekuatan di luar jangkauan akal pikiran mereka, menimbulkan tafsiran yang sulit dicerna rasio modern. Oleh sebab itu, tingkah laku sosialnya dikendalikan kekuatan-kekuatan alam yang mereka takuti.

Jiwa mereka bersatu dengan kekuatan-kekuatan alam, kesaktian-kesaktian khusus yang dimiliki seseorang. Kesaktian itu kemudian diterima sebagai sesuatu peristiwa yang mulia dan suci. Bila ia melekat pada seseorang, maka orang itu adalah lambang dari kekuatan mereka. Dia adalah pemimpin yang dianggap memiliki kharisma. Sifat-sifat itu melekat dan berproses turun-temurun. Walaupun kemudian mereka sudah memeluk agama, namun secara genealogis/silsilah/keturunan adalah turunan pemimpin atau kapitan. Dari sinilah sebenarnya sebutan "kapitan" yang melekat pada diri Pattimura itu bermula.


Sebelum melakukan perlawanan terhadap VOC ia pernah berkarier dalam militer sebagai mantan sersan Militer Inggris. Kata "Maluku" berasal dari bahasa Arab Al Mulk atau Al Malik yang berarti Tanah Raja-Raja. mengingat pada masa itu banyaknya kerajaan

Pada tahun 1816 pihak Inggris menyerahkan kekuasaannya kepada pihak Belanda dan kemudian Belanda menetrapkan kebijakan politik monopoli, pajak atas tanah (landrente), pemindahan penduduk serta pelayaran Hongi (Hongi Tochten), serta mengabaikan Traktat London I antara lain dalam pasal 11 memuat ketentuan bahwa Residen Inggris di Ambon harus merundingkan dahulu pemindahan koprs Ambon dengan Gubenur dan dalam perjanjian tersebut juga dicantumkan dengan jelas bahwa jika pemerintahan Inggris berakhir di Maluku maka para serdadu-serdadu Ambon harus dibebaskan dalam artian berhak untuk memilih untuk memasuki dinas militer pemerintah baru atau keluar dari dinas militer, akan tetapi dalam pratiknya pemindahn dinas militer ini dipaksakan Kedatangan kembali kolonial Belanda pada tahun 1817 mendapat tantangan keras dari rakyat.

Hal ini disebabkan karena kondisi politik, ekonomi, dan hubungan kemasyarakatan yang buruk selama dua abad. Rakyat Maluku akhirnya bangkit mengangkat senjata di bawah pimpinan Kapitan Pattimura Maka pada waktu pecah perang melawan penjajah Belanda tahun 1817, Raja-raja Patih, Para Kapitan, Tua-tua Adat dan rakyat mengangkatnya sebagai pemimpin dan panglima perang karena berpengalaman dan memiliki sifat-sfat kesatria (kabaressi). Sebagai panglima perang, Kapitan Pattimura mengatur strategi perang bersama pembantunya.

Sebagai pemimpin dia berhasil mengkoordinir Raja-raja Patih dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan, memimpin rakyat, mengatur pendidikan, menyediakan pangan dan membangun benteng-benteng pertahanan. Kewibawaannya dalam kepemimpinan diakui luas oleh para Raja Patih maupun rakyat biasa. Dalam perjuangan menentang Belanda ia juga menggalang persatuan dengan kerajaan Ternate dan Tidore, raja-raja di Bali, Sulawesi dan Jawa. Perang Pattimura yang berskala nasional itu dihadapi Belanda dengan kekuatan militer yang besar dan kuat dengan mengirimkan sendiri Laksamana Buykes, salah seorang Komisaris Jenderal untuk menghadapi Patimura.



Pertempuran-pertempuran yang hebat melawan angkatan perang Belanda di darat dan di laut dikoordinir Kapitan Pattimura yang dibantu oleh para penglimanya antara lain Melchior Kesaulya, Anthoni Rebhok, Philip Latumahina dan Ulupaha. Pertempuran yang menghancurkan pasukan Belanda tercatat seperti perebutan benteng Belanda Duurstede, pertempuran di pantai Waisisil dan jasirah Hatawano, Ouw- Ullath, Jasirah Hitu di Pulau Ambon dan Seram Selatan.

Perang Pattimura hanya dapat dihentikan dengan politik adu domba, tipu muslihat dan bumi hangus oleh Belanda. Para tokoh pejuang akhirnya dapat ditangkap dan mengakhiri pengabdiannya di tiang gantungan pada tanggal 16 Desember 1817 di kota Ambon. Untuk jasa dan pengorbanannya itu, Kapitan Pattimura dikukuhkan sebagai “PAHLAWAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN” oleh pemerintah Republik Indonesia...... Pahlawan Nasional Indonesia. Ketuhanan yang maha esa Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan kemerdekaan bagi seluruh rakyat indonesia.
Meluruskan sejarah Kapitan Ahmad `Pattimura’ Lussy
Tokoh Muslim ini sebenarnya bernama Ahmad Lussy, tetapi dia lebih dikenal dengan Thomas Mattulessy yang identik Kristen. Inilah Salah satu contoh deislamisasi dan penghianatan kaum minor atas sejarah pejuang Muslim di Maluku dan/atau Indonesia umumnya.
(Saya katakan kepada kamu sekalian (bahwa) saya adalah beringin besar dan
setiap beringin besar akan tumbang tapi beringin lain akan menggantinya
(demikian pula) saya katakan kepada kamu sekalian (bahwa) saya adalah batu
besar dan setiap batu besar akan terguling tapi batu lain akan
menggantinya).

Ucapan-ucapan puitis yang penuh tamsil itu diucapkan oleh Kapitan Ahmad Lussy atau dikenal dengan sebutan Pattimura, pahlawan dari Maluku. Saat itu, 16 Desember 1817, tali hukuman gantung telah terlilit di lehernya. Dari ucapan-ucapannya, tampak bahwa Ahmad Lussy seorang patriot yang berjiwa besar. Dia tidak takut ancaman maut. Wataknya teguh, memiliki kepribadian dan harga diri di hadapan musuh. Ahmad Lussy juga tampak optimis. Namun keberanian dan patriotisme Pattimura itu terdistorsi oleh penulisan sejarah versi pemerintah. M Sapija, sejarawan yang pertama kali menulis buku tentang Pattimura, mengartikan ucapan di ujung maut itu dengan

“Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura
muda akan bangkit”

Namun menurut M Nour Tawainella, juga seorang sejarawan, penafsiran Sapija itu tidak pas karena warna tata bahasa Indonesianya terlalu modern dan berbeda dengan konteks budaya zaman itu. Di bagian lain, Sapija menafsirkan,
“Selamat tinggal saudara-saudara”, atau “Selamat tinggal tuang-tuang”
Inipun disanggah Tawainella. Sebab, ucapan seperti itu bukanlah tipikal Pattimura yang patriotik dan optimis. Puncak kontroversi tentang siapa Pattimura adalah penyebutan Ahmad Lussy dengan nama Thomas Mattulessy, dari nama seorang Muslim menjadi seorang Kristen. Hebatnya, masyarakat lebih percaya kepada predikat Kristen itu, karena Maluku sering diidentikkan dengan Kristen.

Monday, 17 March 2014

Cara Membuat Efek Teks Tulisan Berjalan

Cara Membuat Efek Teks Tulisan Berjalan (Marquee) di Blog

Cara Membuat Efek Teks Tulisan Berjalan (Marquee) di Blog - Artikel ini merupakan panduan dasar dalam memberikan pernak-pernik untuk sebuah blog. Teks tulisan berjalan termasuk beberapa pernak pernik yang sering digunakan untuk memberikan tampilan beda untuk sebuah teks atau tulisan bahkan artikel pun bisa dibuat berjalan. Teks tulisan berjalan di blog biasanya disebut dengan Marquee. Jika diartikan dengan fungsinya, marquee tidak memiliki keterkaitan karena arti dari marquee sendiri adalah Tenda Besar dan bukan teks tulisan berjalan. Mungkin marquee merupakan bahasa pemograman yang memiliki arti teks tulisan berjalan, tapi entahlah yang penting yang saya tahu marquee memiliki fungsi agar teks tulisan didalam blog memiliki efek bergerak atau berjalan.
Efek Teks Tulisan Berjalan (Marquee) di Blog

Teks tulisan berjalan atau marquee biasanya ditempatkan dibagian atas atau bawah blog dan sedikit sekali yang memasangnya dibagian sidebar atau bagian kanan kiri blog. Membuat tulisan teks berjalan dengan fungsi marquee ini memiliki beberapa efek kriteria atau karakteristik dalam tampilannya. Seperti efek berjalan secara umum, berjalan dengan efek berkedip, dan berjalan dengan efek berhenti jika disorot dengan kursor. Beberapa efek tersebut bisa anda lihat seperti Demo berikut ini

Tek Tulisan Berjalan Dari Kanan Ke Kiri
Tek Tulisan Berjalan Dari Kiri Ke Kanan
Tek Tulisan Berjalan Dari Kiri Ke Kanan Berkedip

Lalu bagiamana cara membuat tek tulisan berjalan di blog dengan beberapa efek selain seperti pada Demo yang saya pasang diatas? Untuk membuat efek marquee pada tulisan teks di blog, silahkan pilih beberapa efek teks tulisan berjalan berikut ini

Kode :
<marquee direction="left" scrollamount="2" align="center">Teks Tulisan Berjalan Dari Kanan Ke Kiri</marquee>

Kode :
<marquee direction="right" scrollamount="2" align="center">Teks Tulisan Berjalan Dari Kiri Ke Kanan</marquee>

Kode :
<marquee direction="right" scrollamount="2" align="center"><blink>Teks Tulisan Berjalan Dari Kiri Ke Kanan Berkedip</blink></marquee>

Kode :
<marquee direction="left" scrollamount="2" align="center" behavior="alternate">Teks Tulisan Berjalan Bolak Balik Dari Kiri Ke Kanan</marquee>

Kode :
<marquee direction="right" scrollamount="2" align="center" behavior="alternate">Teks Tulisan Berjalan Bolak Balik Dari Kanan Ke Kiri</marquee>

Kode :
<marquee direction="down" scrollamount="2" align="center">Teks Tulisan Berjalan Dari Atas Ke Bawah</marquee>

Kode :
<marquee direction="up" scrollamount="2" align="center">Teks Tulisan Berjalan Dari Bawah Ke Atas</marquee>

Kode :
<marquee direction="up" scrollamount="2" align="center" behavior="alternate">Teks Tulisan Berjalan Bolak Balik Dari Atas Ke Bawah</marquee>

Kode :
<marquee direction="up" scrollamount="2" align="center" behavior="alternate" width="90%"><marquee direction="right" behavior="alternate">Teks Tulisan Berjalan Zig Zag</marquee></marquee>

Kode :
<marquee direction="up" scrollamount="2" align="center" behavior="alternate" width="90%"><marquee direction="right">Teks Tulisan Berjalan Zig Zag</marquee></marquee>

Kode :
<marquee onmouseover="this.stop()" onmouseout="this.start() " scrollamount="2" direction="up" width="100%" height="100" align="center">Teks Tulisan Berjalan Berhenti Jika Disorot oleh Kursor Mouse</marquee>

Kode :
<marquee onmouseover="this.stop()" onmouseout="this.start() " scrollamount="2" direction="right" width="100%" height="100" align="center"><a href="/">Teks Tulisan Berjalan Dengan Link Url</a></marquee>

Keterangan :
Direction : Mengatur arah gerakan teks (left, right, up dan down)
Scrollmount : Mengatur kecepatan gerakan. semakin tinggin nilainya semakin cepat
Align : Mengatur posisi teks (left, right, center, justify)
Behavior : Mengatur gerakan teks (scroll, slide, alternate)

Setelah anda memilih atau membuat efek tek tulisan sendiri, untuk memasangnya didalam blog, silahkan salin saya kode-kode yang telah saya tulisa diatas.
Anda bisa memasang efek teks tulisan berjalan tersebut dimanapun yang anda inginkan termasuk didalam postingan atau didalam artikel blog anda. Suka-suka andalah mau dipasang dimana, okey? Jika ada pertanyaan, mari kita diskusikan bersama dengan meninggalkan komentar untuk artikel ini Cara Membuat Teks Tulisan Berjalan (Marquee) di Blog

Tuesday, 28 January 2014

Expert System



  •  SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SISTEM PAKAR Oleh :Ifmil faukuma
  •  Pakar adalah orang yang memiliki pengetahuan, penilaian, pengalaman, metode khusus serta kemampuan untuk menerapkan bakat ini dalam memberi nasehat dan memecahkan masalah (Kusumadewi 2003)  Sistem Pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. (Syamsudin Aries, 2004)
  • Alasan Penggunaan Sistem Pakar Menurut B.G. Buchman 1. Pakar di suatu perusahaan/instansi bisa pensiun, keluar, atau telah meninggal. Suatu aplikasi sistem pakar dapat diperbanyak dan disebarluaskan dengan mudah dan cepat. 2. Pengetahuan perlu di dokumentasikan atau dianalisis. 3. Sistem pakar memungkinkan pengetahuan ditransfer lebih mudah dengan biaya lebih rendah. 4. Sistem Pakar dapat menyediakan kepakaran setiap waktu dan diberbagai lokasi.
  • Alasan Penggunaan Sistem Pakar ( lanjutan ) 5. Secara otomatis mengerjakan tugas-tugas rutin yang membutuhkan seorang pakar. 6. Seorang pakar mahal dan langka efisiensi kerja. 7. Efisiensi waktu 8. Dimungkinkan terjadinya penyatuan kemampuan sistem pakar yang satu dengan yang lainnya 9. Efisiensi kerja
  •  Perbandingan Seorang Ahli (Human Expert) dengan Sistem Pakar (ES) 5 Faktor Human Expert Expert System Time Availability Hari Kerja Setiap saat Geografis Lokal/tertentu Dimana saja Keamanan Tidak tergantikan Dapat diganti Perishable/Dapat habis Ya Tidak Performansi Variabel Konsisten Kecepatan Variabel Konsisten & lebih cepat Biaya Tinggi Terjangkau Sumber:Syamsudinn Aries ( pengantar system pakar.2004)
  • 6. Pengembangan Sistem Pakar 6   Sistem pakar generasi pertama menggunakan aturan jika-maka untuk merepresentasikan dan menyimpan pengetahuannya. Sistem pakar generasi kedua jauh lebih fleksibel dalam mengadopsi banyak representasi pengetahuan dan metode pertimbangan
  • 7. 7 Tujuan Pengembangan Sistem Pakar 1. 2. 3. 4. 5. Mempermudah kerja tenaga ahli Mengganti tenaga ahli Menggabungkan kemampuan tenaga ahli Training tenaga ahli Mengurangi resiko pada pekerjaan yang berbahaya 6. Menyediakan ahli pada bidang pekerjaan tertentu
  • 8. 8 Komponen atau Bagian Utama Sistem Pakar User Interface (Antarmuka Pemakai) Knowledge Base (basis pengetahuan) Inference Engine (mesin inferensi) Development Engine
  • 9. 9 Model bagan Sistem Pakar Sumber : Jeffrey D Ulman 1999
  • 10. 10 CIRI-CIRI SISTEM PAKAR • Sistem pakar yang baik harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut : 1. Memiliki fasilitas informasi yang handal 2. Mudah dimodifikasi 3. Heuristik dalam menggunakan pengetahuan (yang seringkali tidak sempurna) untuk mendapatkan penyelesaian. 4. Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer 5. Memiliki kemampuan untuk beradaptasi.
  • 11. 11 CIRI-CIRI SISTEM PAKAR ( Lanjutan ) 6. Bekerja secara sistematis berdasarkan pengetahuan dan mekanisme tertentu. 7. Pengambilan keputusan berdasarkan kaidah-kaidah tertentu dan dapat merespons masukkan user (melalui kotak dialog). 8. Dapat menalar data-data yang tidak pasti dan memberikan beberapa alasan pemilihan. 9. Dikembangkan secara bertahap dan terbatas pada bidang keahlian tertentu saja. 10. Outputnya berupa saran atau anjuran
  • 12. 12 Bentuk Sistem Pakar  Berdiri sendiri. Sistem jenis ini merupakan sistem yang berdiri sendiri tidak tergabung dengan sistem lain.  Tergabung. Sistem ini merupakan bagian program yang terkandung di dalam suatu algoritma (konvensional) .  Menghubungkan ke sistem lain. Bentuk ini biasanya merupakan Sistem Pakar yang menghubungkan ke suatu paket program tertentu, misalnya DBMS.  Sistem mengabdi. Sistem ini merupakan bagian dari komputer khusus yang dihubungkan dengan suatu fungsi tertentu.
  • 13. 13 Keuntungan Sistem Pakar  Keuntungan Sistem Pakar Bagi Manajer 1. Mempertimbangkan lebih banyak alternatif 2. Menerapkan logika tingkat tinggi 3. Mempunyai lebih banyak waktu untuk mengevaluasi aturan pengambilan keputusan 4. Logika Konsisten Keuntungan Sistem Pakar Bagi Perusahaan 1. Kinerja Lebih baik dari tim manajemen 2. Mempertahankan sumber daya pengetahuan perusahaan
  • 14. Kelemahan Sistem Pakar 14 Ѭ Biaya pembuatan dan pemeliharaan yang mahal Ѭ Sulit Dikembangkan Hal ini erat kaitannya dengan ketersediaan pakar dalam bidangnya. Sistem pakar hanya dapat menangani pengetahuan yang konsisten. Ѭ Sistem pakar tidak 100% bernilai benar. Sistem pakar tidak dapat menangani hal yang bersifat judgement (Pertimbangan atau intuisi).
  • 15. Kategori Problema Sistem Pakar 15 Ѭ Interprestasi Yaitu membuat kesimpulan atau deskripsi dari sekumpulan data mentah. Pengambilan keputusan dari hasil observasi, termasuk pengenalan ucapan, analisis citra, interpretasi sinyal, dll. Ѭ Prediksi Yaitu memproyeksikan akibat-akibat yang dimungkinkan dari situasi-situasi tertentu
  • 16. Kategori Problema Sistem Pakar (lanjutan) 16 Ѭ Diagnosis Yaitu menentukan sebab malfungsi dalam situasi kompleks yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati diagnosis medis, elektronis, mekanis, dll. Ѭ Perancangan ( Desain ) Yaitu menentukan konfigurasi komponen-komponen sistem yang cocok dengan tujuan-tujuan kinerja tertentu Ѭ Perencanaan Merencanakan serangkaian tindakan yang akan dapat mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal tertentu
  • 17. Kategori Problema Sistem Pakar (lanjutan) 17 Ѭ Monitoring membandingkan hasil pengamatan dengan kondisi yang diharapkan. Ѭ Debugging Menentukan dan menginterpretasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi Ѭ Instruksi Mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subyek Ѭ Kontrol Mengatur tingkah laku suatu environment yang kompleks
  • 18. Domain Expert 18 1. Orang yang memiliki ketrampilan ( skill) dan pengetahuan (knowledge) untuk menyelesaikan masalah khusus dengan cara-cara yang superior dibanding orang kebanyakan. 2. 3. 4. 5. 6. Memiliki pengetahuan kepakaran Memiliki ketrampilan problem-solving yang efisien. Dapat mengkomunikasikan pengetahuan. Dapat menyediakan waktu Dapat bekerja sama
  • 19. Knowledge Engineer 19 1. Orang yang melakukan proses disain, mengembangkan dan menguji suatu sistem pakar. 2. Memiliki ketrampilan rekayasa pengetahuan (knowledge engineering) 3. Memiliki ketrampilan komunikasi yang baik. 4. Dapat menyesuaikan masalah kepada software. 5. Memiliki ketrampilan pemrograman sistem pakar End User 1. Dapat membantu mendefinisikan spesifikasi interface 2. Dapat membantu proses akuisisi pengetahuan 3. Dapat membantu proses pengembangan sistem






Tuesday, 21 January 2014

STRUKTUR EXPERT SYSTEM


Struktur Expert System (Sistem Pakar)


Struktur Sistem Pakar

Struktur sistem pakar terdiri dari dua pokok (Sri Kusumadewi, 2003), yaitu: lingkungan pengembang (development environment) dan lingkungan konsultasi (consulatation environment). Lingkungan pengembang digunakan sebagai pembangunan sistem pakar baik dari segi pembangunan komponen maupun basis pengetahuan. Lingkungan konsultasi digunakan oleh seseorang bukan ahli untuk berkonsultasi.

Komponen Sistem Pakar

Komponen-komponen sistem pakar terlihat pada Gambar 2.1 diatas dan berikut penjelasan dari masing-masing komponen (Sri Kusumadewi, 2003), yaitu:
  1. Subsistem penambahan pengetahuan. Bagian ini digunakan untuk memasukkan pengetahuan, mengkontruksi atau memperluas pengetahuan dalam basis pengetahuan. Pengetahuan itu bisa berasal dari buku, ahli, basisdata, penelitian, dan gambar.
  2. Basis pengetahuan. Berisi pengetahuan yang dibutuhkan untuk memahami, memformulasikan dan menyelesaikan masalah.
  3. Motor inferensi (inference engine). Program yang berisi metodologi yang digunakan untuk melakukan penalaran terhadap informasi-informasi basis pengetahuan dan blackboard, serta digunakan untuk memformulasikan konklusi. Ada tiga elemen utama dalam motor inferensi, yaitu:
    1. Interpreter: Mengeksekusi item-item agenda yang terpilih menggunakan aturan-aturan dalam basis pengetahuan.
    2. Scheduler: Akan mengontrol agenda.
    3. Consistency enforce: Akan berusaha memelihara konsistenan dalam mempresentasikan solusi yang bersifat darurat.
  4. Blackboard. Merupakan area dalam memori yang digunakan untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk keputusan sementara. Ada tiga tipe keputusan yang dapat direkam, yaitu:
    1. Rencana: Bagaimana menghadapi masalah.
    2. Agenda: Aksi-aksi yang potensial yang sedang menunggu untuk dieksekusi.
    3. Solusi: Calon aksi yang akan dibangkitkan.
  5. Antarmuka digunakan untuk media komunikasi antar user dan program.
  6. Subsistem penjelas. Digunakan untuk melacak respond dan member penjelas tentang kelakuan sistem pakar secara interaktif melalui pertanyaan:
    1. Mengapa suatu pertanyaan diajukan oleh sistem pakar?
    2. Bagaimana konklusi dicapai?
    3. Mengapa ada arternatif yang dibatalkan?
    4. Rencana apa yang digunakan untuk mendapatkan solusi?
  7. Sistem penyaring pengetahuan. Sistem ini digunakan untuk mngevaluasi kinerja sistem pakar itu sendiri untuk melihat apakah pengetahuan-pengetahuan yang ada masih cocok digunakan dimasa mendatang.

Thursday, 16 January 2014

Rekasyasa Perangkat Lunak



                                Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak

 Pengertian dari Perangkat Lunak adalah kumpulan beberapa perintah komputer yang dieksekusi oleh mesin komputer dalam menjalankan pekerjaannya yaitu memproses informasi.
perangkat lunak ini merupakan catatan bagi mesin komputer untuk menyimpan perintah, maupun dokumen serta arsip lainnya. Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda tapi bisa di operasikan.

Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) adalah aplikasi ilmu komputer untuk membangun sistem perangkat lunak praktis yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, disain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.

 Perbedaan perangkat lunak dengan ilmu komputer Ilmu komputer seringkali didiskripsikan sebagai suatu studi sistematis pada proses-proses algoritma yang menjelaskan dan mentransformasikan informasi seperti halnya di sini adalah teori, analisis, disain, efisiensi, penerapan dan aplikasinya.
Sedangkan perangkat lunak merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya. Jadi perangkat lunak itu dapat berupa program atau prosedur.
Perbedaan antara RPL dengan ilmu komputer adalah Intinya, imu komputer berhubungan dengan teori dan metode yang mendasari sistem komputer dan perangkat lunak, sedangkan RPL berhubungan dengan praktek dalam memproduksi perangkat lunak.

 Perbedaan rekayasa perangkat lunak dengan rekayasa sistem Rekayasa system mempunyai pengertian suatu sistem yang mampu memilih alat bantu yang baik dalam perencanaan maupun dalam penerapan perangkat lunak dan memiliki teknik yang baik untuk menilai kualitas dari perangkat lunak yang dihasilkan, serta mampu mengkoordinasikan, mengontrol, dan mengatur pelaksanaan pekerjaan pembuatan perangkat lunak.
Sedangkan rekayasa pernagkat lunak itu adalah aplikasi dari ilmu computer yang membangun system perangkat lunak yang nantinya perangkat lunak itu akan dipilih kualitas dan tekniknya oleh rekayasa system.
Rekayasa sistem berkaitan dengan semua aspek dalam pembangunan sistem berbasis komputer termasuk hardware, rekayasa PL dan proses. RPL adalah bagian dari rekayasa sistem yang meliputi pembangunan PL, infrasktruktur, kontrol, aplikasi dan database pada sistem.
Perbedaan RPL dengan Rekayasa Sistem intinya Rekayasa sistem berkaitan dengan semua aspek dalam pembangunan sistem berbasis komputer termasuk hardware, rekayasa PL dan proses. RPL adalah bagian dari rekayasa sistem yang meliputi pembangunan PL, infrasktruktur, kontrol, aplikasi dan database pada sistem.

 Proses perangkat lunak sebagai berikut Serangkaian kegiatan dan hasil-hasil relevannya yang menghasilkan perangkat lunak sebagian besar dilakukan oleh perekayasa perangkat lunak.
Ada 4 kegiatan/aktivitas pada proses PL :
• Spesifikikasi Perangkat Lunak :
Fungsionalitas perangkat lunak dan batasan kemampuan operasinya harus didefinisikan.
• Pengembangan Perangkat Lunak :
Perangkat lunak yang memenuhi spesifikasi harus di produksi
• Validasi Perangkat Lunak :
Perangkat lunak harus divalidasi untuk menjamin bahwa perangkat lunak melakukan apa yang diinginkan oleh pelanggan.
• Evolusi Perangkat Lunak :
Perangkat lunak harus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
 Model proses perangkat lunak
Model aliran kerja (workflow) :
menunjukkan kegiatan pada proses bersama dengan input, output, dan ketergantungannya. Merepresentasikan pekerjaan manusia.
Model aliran data (data flow) :
merepresentasikan proses sebagai suatu set kegiatan yang melakukan transformasi data. Menunjukkan bagaimana input ke proses, misalnya spesifikasi ditransformasi menjadi output, misalnya menjadi desain.
Model peran/aksi :
merepresentasikan peran orang yang terlibat pada PL dan kegiatan yg menjadi tanggung jawab mereka.
Model atau paradigma umum pada proses PL Model air terjun (waterfall) :
Mengambil kegiatan dasar seperti spesifikasi, pengembangan, validasi, dan evolusi dan merepresentasikannya sebagai fase-fase proses yang berbeda seperti spesifikasi persyaratan, perancangan perangkat lunak, implementasi, pengujian dan seterusnya.
Pengembangan evolusioner :
Pendekatan ini berhimpitan dengan kegiatan spesifikasi, pengembangan, dan validasi. Sistem awal dikembangkan dengan cepat dari spesifikasi abstrak. Sistem ini kemudian di perbaiki dengan masukan dari pelanggan untuk menghasilkan sistem yang memuaskan kebutuhan pelanggan.
Pengembangan Sistem Formal :
Pendekatan ini menghasilkan suatu sistem matematis yang formal dan mentransformasikan spesifikasi ini, dengan menggunakan metode matematik menjadi sebuah program.
Pengembangan berdasarkan pemakaian ulang (Reusable) :
Teknik ini menganggap bahwa bagian-bagian sistem sudah ada. Proses pengembangan sistem terfokus pada pengintegrasian bagian-bagian sistem dan bukan pengembangannya dari awal.

Metode rekayasa perangkat lunak Pada rekayasa perangkat lunak, banyak model yang telah dikembangkan untuk membantu proses pengembangan perangkat lunak.
Model-model ini pada umumnya mengacu pada model proses pengembangan sistem yang disebut System Development Life Cycle (SDLC)
• Kebutuhan terhadap definisi masalah yang jelas. Input utama dari setiap model pengembangan perangkat lunak adalah pendefinisian masalah yang jelas. Semakin jelas akan semakin baik karena akan memudahkan dalam penyelesaian masalah.
• Tahapan-tahapan pengembangan yang teratur. Meskipun model-model pengembangan perangkat lunak memiliki pola yang berbeda-beda, biasanya model-model tersebut mengikuti pola umum analysis – design – coding – testing – maintenance
• Stakeholder berperan sangat penting dalam keseluruhan tahapan pengembangan. Stakeholder dalam rekayasa perangkat lunak dapat berupa pengguna, pemilik, pengembang, pemrogram dan orang-orang yang terlibat dalam rekayasa perangkat lunak tersebut.
• Dokumentasi merupakan bagian penting dari pengembangan perangkat lunak. Masing-masing tahapan dalam model biasanya menghasilkan sejumlah tulisan, diagram, gambar atau bentuk-bentuk lain yang harus didokumentasi dan merupakan bagian tak terpisahkan dari perangkat lunak yang dihasilkan.
• Keluaran dari proses pengembangan perangkat lunak harus bernilai ekonomis. Nilai dari sebuah perangkat lunak sebenarnya agak susah di-rupiah-kan. Namun efek dari penggunaan perangkat lunak yang telah dikembangkan haruslah memberi nilai tambah bagi organisasi.
Hal ini dapat berupa penurunan biaya operasi, efisiensi penggunaan sumberdaya, peningkatan keuntungan organisasi, peningkatan “image” organisasi dan lain-lain.

Computer-aided software engineering Adalah suatu system untuk menunjang pengembangan software sehingga informasi yang diciptakan oleh satu alat dapat digunakan oleh alat lain.
Macam-Macam Rekayasa Perangkat Lunak :
Macam-macam Perangkat Lunak terbagi menjadi 4 macam, yaitu :
1. Sistem Operasi (Operating System),
2. Program Aplikasi (Application Programs),
3. Bahasa Pemrograman (Programming Language),
4. Program Bantu (Utility)

Tuesday, 19 November 2013

Kritik nalar Mahasiswa dan Pemuda



Sob postingan kali ini saya mencoba memberikan perspektif saya tentang pemuda di masa kini,karna saya sebagai pemuda,wajib bagi saya untuk selalu merasa gelisa,galau dengan kondisi pemuda sekarang,dan tentunya kegalauan ini saya mencoba tuk,merefleksikan kembali jadi diri,dari pemuda dan mahasiswa,kali ini saya tidak berbicara seputar jurusan informatika,dan teknologi,Saya mencoba meramu sebua gagasan dari pikiran dan saya muatkan dalam postingan kali ini ..??

Sejatihnya kalau kita flasback kembali semangat para pemuda, ketika pada tahun 1928,ini merupakn sebuah imajinasi dari pemuda-pemuda,yang ingin mendirikan sebuah bangsa yang
Tidak bisa dielakkan bahwa masa depan bangsa dan negara Indonesia ini terletak di tangan generasi muda. Inilah generasi yang akan menjawab berbagai tantangan di masa depan dengan berbagai komplesitasnya. Pemuda merupakan salah satu elemen bangsa yang selalu menjadi garda depan dalam menghadapi berbagai persoalan bersama. Dalam sejarahnya, fakta menunjukkan bahwa pemuda adalah elemen utama yang melahirkan momen-momen penting dalam sejarah peradaban manusia dari masa yang lampau hingga ke masa yang kini.tidak hanya di Indonesia di berbagai negarapun pemuda selalu menjadi tokoh utama perubahan bangsa.
Revolusi kemerdekaan Amerika Serikat digerakan oleh pemuda. Pondasi negara adidaya itu dibangun oleh pemuda seperti Benjamin Franklin, George Washington, John Adams, Thomas Jefferson, John Jay, James Madison, dan Alexander Hamilton, untuk menyebut beberapa di antaranya. Gerakan perlawanan dan upaya mereka membangun sebuah bangsa dan negara baru di paruh kedua abad-18 itu telah mempengaruhi kehadiran gerakan serupa di Eropa. Gebrakan lagi dilakukan awal abad-21 kaum muda Amerika Serikat kembali membuat perbedaan. Barack Obama seorang politisi muda keturunan Afrika menjadi presiden dan memimpin Amerika Serikat dengan pendekatan yang berbeda, lebih humanis dibandingkan beberapa pendahulunya.
Kita juga bisa menyaksikan dalam perjalanan sejarah betapa Muhammad II Al Fatih masih terbilang muda ketika berhasil memperbesar pengaruh Turki Utsmaniah di abad ke-15. Dengan piawai ia menata Turki yang ketika itu adalah kekuatan adidaya tak tertandingi. Ia baru berusia 21 tahun ketika bersama pasukannya tiba di Konstantinopel yang kini dikenal dengan nama Istanbul. Sebagai raja yang memimpin pasukan perang, Fatih tahu benar bahwa perang yang sedang dihadapinya bukanlah perang agama. Ia tak merusak simbol-simbol agama Nasrani di Konstantinopel, sebaliknya ia menjaga bangunan-bangunan itu dan memberikan kebebasan kepada kaum Nasrani dan umat agama lain untuk tetap memeluk dan menjalankan ibadah agama mereka.
Sejarah bangsa kita Indonesia, dimulai dari kebangkitan nasional yang menandakan mulai tumbuhnya rasa nasionalisme, sumpah pemuda yang menjadi cikal bakal persatuan Indonesia, kemerdekaan republik Indonesia, tumbangnya orla, lahir dan tumbangnya orde baru sampai lahinya orde reformasi. Sejarah mengatakan tanpa pemuda negeri ini tidak akan menikmati kemerdekaan dan terus menerus hidup dalam ketidakadilan. Ben Anderson, pengamat politik Indonesia, dalam Java In A Time Of Revolution, Occupation And Resisten (1944-1946) meyakini bahwa sejarah Indonesia adalah sejarah pergerakan kaum muda. Dalam setiap fase sejarah, kepemimpinan kaum muda adalah motor penggerak perubahan zaman.
Periode awal yaitu Kebangkitan Nasional tahun 1908, ditandai dengan berdirinya Budi Utomo yang merupakan organisasi priyayi Jawa pada 20 mei 1908. Pada periode ini, pemuda Indonesia mulai mengadopsi pemikiran-pemikiran Barat yang sedang booming pada saat itu. Pemikiran-pemikiran tersebut antara lain adalah Sosialisme, Marxisme, Liberalisme, dll. Pengaruh pemikiran ini terhadap pemikiran pemuda saat itu tergambar jelas pada ideologi dari sebagian besar organisasi pergerakan yang mengadopsi pemikiran Barat serta model gerakan yang mereka pakai. Selain mengadopsi pemikiran Barat, para pemuda di masa itu juga menerapkan esensi dari kebudayaan Jawa, Islam, dan konsep kedaerahan lainnya sebagai pegangan (ideologi).
Periode berikutnya, Sumpah Pemuda 1928, ditandai dengan Kongres Pemuda pada bulan Oktober 1928. Peristiwa ini merupakan pernyataan pengakuan atas 3 hal yaitu, satu tanah air; Indonesia, satu bangsa; Indonesia, dan satu bahasa; Indonesia. Dari peristiwa ini dapat kita gambarkan bahwa pemikiran pemuda Indonesia pada masa ini mencerminkan keyakinan di dalam diri mereka bahwa mereka adalah orang Indonesia dan semangat perjuangan mereka dilandasi oleh semangat persatuan.
Generasi muda kemudian juga berhasil menorehkan tinta emas bagi perjalanan bangsa ini ketika di tahun 1945 kembali mereka merenda dan mengimplementasikan gagasan mengenai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa dalam bentuk kemerdekaan bangsa, yang teks proklamasinya dibacakan oleh Ir. Soekarno tepat jam 10 tanggal 17 Agustus 1945. Melalui proklamasi kemerdekaan ini, maka bangsa Indonesia yang selama ini tidak memiliki kedaulatan yang terfragmentasi dalam kerajaan-kerajaan, maka menyatu menjadi satu yaitu bangsa Indonesia. Lagu Satu Nusa Satu Bangsa yang sering dikumandangkan pada waktu upacara merupakan simbol dan substansi dari menyatunya segenap elemen bangsa Indonesia.
Ketika terjadi krisis kekuasaan akibat gerakan makar yang dilakukan oleh PKI di tahun 1966, maka pemuda juga bangkit melakukan perlawanan. Para aktivis organisasi kemahasiswaan, seperti GMNI, PMII, HMI, PMKRI, GMKI dan segenap elemen mahasiswa melakukan tiga tuntutan rakyat (Tritura) yang sangat dikenang, yaitu: Bubarkan PKI, Bersihkan pemerintahan dari unsur-unsur PKI dan Turunkan harga. Tritura ini menjadi salah satu power pressure bagi pemerintahan Orde Lama untuk melakukan berbagai perubahan sehingga memunculkan Orde Baru yang kemudian berkuasa dalam puluhan tahun.
Kekuasaan Orde Baru yang tiranic, gigantic and powerfull ternyata juga tidak mampu menghadang kekuatan mahasiswa yang di tahun 1998 melakukan berbagai aksi untuk menurunkan Jenderal Besar Soeharto dari panggung kekuasaan. Melalui gerakan people power akhirnya kekuasaan otoriter Soeharto pun harus berakhir. Gerakan mahasiswa yang terjadi saat itu sungguh sekali lagi membuktikan bahwa mahasiswa memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan sosial. Melalui gerakan mahasiswa tersebut maka muncullah Orde reformasi yang berlangsung sekarang.
Dari peranan pemuda dalam pergerakan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan serta mempertahankan kedaulatan negeri ini, paling tidak terdapat tiga faktor yang sangat signifikan bagi investasi Indonesia: Pertama, pemuda telah menunjukkan peran dan eksistensinya secara jelas untuk menjadi lokomotif perubahan yang heroik bagi tercapainya kemerdekaan dan perjalanan kenegaraan serta kebangsaan Indonesia. Pada konteks tersebut, semakin menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perubahan dan menciptakan sejarah baru bangsa ini atau paling tidak menjadi trend setter sejarah Indonesia. Hampir seluruh sejarah yang tercipta di negeri ini dilakukan atas peran serta pemuda, seperti gerakan 1908, 1928, 1945, 1966, hingga 1998. Fenomena tersebut sekaligus menunjukkan betapa signifikannya keberadaan pemuda dalam konteks keindonesiaan. Dari gugusan sejarah Indonesia yang jangan pernah dilupakan adalah bahwa kontribusi terbesar terbentuknya sejarah Indonesia karena adanya komitmen dan kesadaran yang tulus melalui peran pemuda.
Peran pemuda untuk perjuangan kemerdekaan tidak berhenti sampai disitu. Di zaman reformasi dan globalisasi saat ini tantangan yang dihadapi jauh lebih besar. Penjajahan tidak lagi secara fisik, tetapi lebih secara mental dan spiritual. Pelemahan ideologi dalam berbagai hal, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. Salah satu tantangan itu adalah pembersihan negara ini dari mental korupsi. Karena mental korupsi adalah virus yang sangat berbahaya yang mempunyai dampak lebih mematikan dari apapun. Virus ini mengerogoti dan bisa memusnahkan peradaban bangsa.
Dengan kritikan thinking, semangat yang tiada henti dan kekutan dari para pemuda Indonesia pasti akan bebas dari korupsi. Dimulai dengan Zero toleransi terhadap korupsi sangat diperlukan dalam segi apapun pada siapa pun. Komitmen untuk berperan dalam pemberantasan korupsi, pembentukan komisi pemberantasan korupsi dan membuat network diantara kaum muda untuk konsen dalam pemberantasan korupsi akan sangat efektif dan sangat bagus sekali lebih lagi dengan membuat gerakan anti korupsi yang massive, terorganisir dan terkonsolidasi.
Begitu pentingnya peranan pemuda dalam pembangunan bangsa. Generasi muda adalah the leader of tomorrow. Makanya di tangan kaum mudalah nasib sebuah bangsa dipertaruhkan. Dengan adanya semangat dan kemampuan untuk membangun bangsa dan negaranya, maka negara ini akan sejahtera, damai dan kuat untuk itu sangat disayangkan jika banyak tokoh muda yang menjadi harapan bangsa terlibat kasus-kasus korupsi, oleh karenannya mari bangkitlah kaum muda ,maju terdepan membasmi segala penyakit korup guna membebaskan bangsa ini dari mental korup…selamat hari Sumpah Pemuda

 
Design by http://ifmilfaukuma.blogspot.com/ | Bloggerized by ifmilfaukumai